Liburan LiburanPanduan ringkas untuk pembaca yang ingin paham tanpa bertele-tele.
travel

Menemukan Pesona Tersembunyi Liburan di Pulaubelitung

Jelajahi keindahan Pulaubelitung yang jarang tersentuh, dari pantai berpasir putih hingga budaya lokal yang autentik, cocok untuk liburan hemat.

29 May 2026 · 3 menit baca · oleh Yanti Saputra
Menemukan Pesona Tersembunyi Liburan di Pulaubelitung

Memulai Petualangan di Tanah Laskar Pelangi

Saya masih ingat pertama kali menginjakkan kaki di Pulaubelitung lima tahun lalu. Udara hangat dan hamparan pasir putih langsung menyambut, jauh dari keramaian turis seperti di Bali atau Lombok. Menurut data Kemenparekraf 2023, kunjungan wisatawan ke Belitung tumbuh 12% per tahun, tapi pulau ini masih menyimpan banyak spot yang sepi dan alami.

Liburan di sini terasa seperti membuka harta karun tersembunyi. Tidak ada resor mewah berjejer, tapi justru di situlah letak pesonanya. Saya lebih sering menemukan penginapan sederhana milik warga, warung makan dengan ikan bakar segar, dan pantai-pantai yang seolah hanya untuk diri sendiri.

Pantai Tanjung Tinggi: Lebih dari Sekadar Lokasi Syuting

pantai tanjung tinggi belitung

Subuh itu, saya duduk di batu granit raksasa sambil menunggu matahari terbit. Pantai Tanjung Tinggi, yang terkenal sebagai lokasi syuting Laskar Pelangi, ternyata lebih indah di pagi hari ketika belum ada pengunjung. Ombaknya tenang, pasirnya sehalus tepung, dan batu-batu granit hitam membentuk formasi unik.

Yang jarang diketahui, di ujung timur pantai ada jalur pendakian kecil menuju bukit dengan pemandangan 360 derajat. Butuh 20 menit mendaki, tapi panorama dari atas membuatnya sepadan. Saya sarankan membawa air minum dan datang sebelum pukul 07.00 untuk menghindari terik matahari.

Menyelami Budaya Melayu di Kampung Ahok

kampung ahok belitung

Liburan bukan hanya tentang alam, tapi juga memahami kehidupan lokal. Kampung Ahok, 15 menit dari Tanjung Pandan, adalah permata budaya yang sering terlewat. Desa ini menjaga tradisi Melayu Belitung dengan rumah-rumah panggung kayu dan kerajinan tangan dari akar bahar (akar laut).

Saya sempat mengikuti workshop singkat membuat kue khas Belitung, kue berambe, di rumah seorang ibu. Bahannya sederhana: tepung beras, gula merah, dan santan. "Ini jajanan zaman saya kecil," katanya sambil menunjukkan teknik melipat daun pisang. Pengalaman seperti ini tidak bisa dibeli di tempat wisata komersial.

Pulau Lengkuas: Menara Lampu dan Biota Laut

Perjalanan ke Pulau Lengkuas menjadi puncak liburan saya. Menara lampu peninggalan Belanda tahun 1882 masih berdiri kokoh, dan dari puncaknya, terhampar pemandangan laut biru kehijauan dengan pulau-pulau kecil seperti lada di atas piring.

Yang membuat saya takjub adalah kehidupan bawah lautnya. Dengan snorkel sewaan (Rp50.000/hari), saya melihat langsung terumbu karang sehat dan ikan-ikan warna-warni. Menurut laman Indonesia.travel, perairan Belitung memiliki 45 jenis karang keras, salah satu ekosistem terkaya di Sumatra.

Makanan Lokal yang Menggugah Selera

Tidak ada liburan lengkap tanpa mencicipi kuliner lokal. Di Pulaubelitung, saya jatuh cinta pada mie Belitung—versi mie dengan kuah kental berbumbu rempah, ditaburi ikan tongkol dan potongan kentang. Warung Mi Atep di Jalan Diponegoro menjadi favorit, dengan harga Rp15.000 per porsi.

Untuk camilan, cobalah kue cincin di Pasar Selatan. Kue berbentuk lingkaran ini renyah di luar tapi lembut di dalam, dengan rasa manis gula aren. Saya biasa membelinya sebagai oleh-oleh karna tahan 3-4 hari.

Kenangan yang Terbawa Pulang

Sekarang, setiap kali mendengar nama Belitung, yang terbayang adalah senyum nelayan di Pantai Tanjung Kelayang, rasa asin air laut yang tertinggal di kulit, dan gemerisik daun kelapa saat angin sore. Liburan di sini mengajarkan bahwa keindahan sejati seringkali terletak pada kesederhanaan.

Jika Anda mencari destinasi liburan yang berbeda, tanpa keramaian, tanpa harga selangit, tapi kaya akan pengalaman otentik, Pulaubelitung layak masuk daftar. Saya sendiri sudah merencanakan kunjungan ketiga, kali ini untuk menjelajahi desa-desa pegunungan di bagian barat pulau.

Omong-omong, jangan lupa cicipi es krim kelapa muda di pinggir Pantai Tanjung Kelayang. Rasanya seger bangeet pas siang bolong. Saya juga hampir lupa beli oleh-oleh karna asik snorkling—tapi gapapa, malah jadi alasan buat balik lagi, hehe.

Catatan: sumber resmi

Tag: #wisata alam #destinasi tersembunyi #liburan murah